Sabtu, 05 Juli 2008

Perjalanan menuju negeri Akhirat

Assalaamu'alaikum wa Rahmatullohi wa Barokaatuh.

Bismillahirrahmaanirrahiim, asholaatu wa salaamun 'ala asrofil anbiya-i war mursaliin, sayidina Muhammad wa ala ahlihi wa ashabihi ajma'iin....

Bermula perjalanan hidup manusia didunia dalam kegelapan dan terselimuti lumpur hitam nan tebal menghijab antara dirinya dan Tuhannya.

Manusia dianugerahi penglihat, pendengar dan hati untuk dapat kembali mengenal Tuhannya. Selain itu telah diturunkan Rasul untuk membimbing manusia kejalan kebenaran.

Pengajaran dari lidah Rasul2 ini sampai kepadamu turun temurun melalui Silsilah ilmu dari Mursyid ke mursyid sampai akhirnya turun kepada seikh yg membimbingmu sekarang, tali waris ilmu dari ulama2 warisatul anbiya inilah yg menjaga kemurnian ajaran Al-Qur'aan hingga akhir zaman.

Bagi engkau belum mempunyai seikh yg mursyid, segeralah mencarinya, sebab tidak islam sekali2 engkau jika tidak mengikuti perjalanan para sahabat yg berguru kpd Rasulullah, para Tabi'iin yg berguru kepada sahabat, demikian turun temurun hingga kepada seikh kita.

Ajaran Al-Qur'aan dan Sunnah Rasulullah sampai kepadamu dgn cara turun temurun melalui ulama warisatul anbiya mustahil ada perubahan, demikian janji Allah yg menjamin kemurnian dan eksistensi Al-Qur'aan hingga akhir zaman.

Demikian sekilas betapa pentingnya menuntut jalan akhirat mengikut Rasulullah (Sunnah) dan para pewaris Beliau SAW (Jama'ah). Carilah Ahlizikr yg Mukhlisin yg akan membimbingmu sebagaimana Rasulullah membimbing para sahabat ra.

Muhammad adalah Penutup Nabi dan Rasul, setelah Beliau SAW, tak ada lagi ajaran yg diredlai Allah melainkan ajaran Muhammad SAW Yg mengajarkan Al-Qur'aan n Sunnah.

Para ahzikr yg mukhlisin merupakan sandaran jaminan Allah akan kemurnian ajaran-Nya, mereka mustahil dapat digoda oleh syaithon, sebab Allah yg menjaga mereka, inilah jalan kebenaran....

Tidak ada komentar: